Cakar ayam merupakan salah satu tumbuhan paku yang memiliki manfaat herbal sejak jaman dahulu terutama dalam tradisi pengobatan Tiongkok, India, dan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Cakar ayam berasal dari bahsa jawa memiliki nama latin Selaginella doederleinii Hieron, sedangkan dalam bahasa sunda dikenal dengan nama paku rane. Cakar ayam biasa tumbuh di batu, selokan dan tempat-tempat teduh dan berudara dingin. Cakar ayam memiliki tinggi 15-35 cm, bercabang dari akarnya, daun kecil, 4-5 mm, lebar 2 mm, bentuk elips, ujung meruncing dan warna daun bagian atas hijau gelap. Daun yang terletak di kedua sisi yang mirip dengan cakar ayam.

Kandungan Cakar Ayam

Tanaman cakar ayam dilaporkan mengandung alkaloid, saponin dan phytosterol. Ekstrak etanolik cakar ayam mengandung lima komponen lignans yaitu (-)-lirioresinol A, (-)-lirioresinol B, (+)-wikstromol, (-)-nortracheloside, (+)- matairesinol. Selain itu juga mengandung dua komponen fenilpropanon yaitu 3-hidroksi-1-(3-metoksi-4-hidroksifenil)-propan-1-on, 3-hydroksi-1-(3,5-dimetoksi-4hidroksifenil)-propan-1-on dan empat biflavonoid yaitu amentoflavone, 7,7”-di-O-metilamentoflavone,7,4′,7”,4”’-tetra ometilamentoflavone, dan heveaflavone.

Khasiat dan Manfaat Cakar Ayam

Beberapa manfaat cakar ayam adalah digunakan untuk mengobati batuk, sakit tenggorokan, melancarkan aliran darah, antitoksik, antineoplasma dan penyakit kuning. Cakar ayam juga digunakan untuk mengobati kanker hati dan sirosis hati. Penelitian yang lebih baru menunjukkan cakar ayam yang mungkin efektif terhadap kedua hepatitis akut dan kronis. Cakar ayam juga dapat digunakan secara eksternal untuk membantu menghentikan pendarahan dan mempercepat proses penyembuhan luka.

Penelitian terbaru menemukan bahwa cakar ayam semakin efektif dalam mengobati kanker. Cakar ayam dapat menghambat sarkoma dan kanker serviks pada percobaan tikus dan sel L yang diisolasi dari kanker hati manusia. Cakar ayam juga bersifat sitotoksik, antimutagenik terhadap salmonella terinduksi karsinogen dan antiradikal yang menyebabkan kanker.

Bagian Cakar Ayam Yang Bermanfaat

Bagian yang bermanfaat dari cakar ayam adalah seluruh bagian tumbuhan. Seluruh bagian tumbuhan dapat dipakai dalam bentuk segar atau ekstrak kering.

cakar ayam

Efek Samping Cakar Ayam

Pada dasarnya cakar ayam aman dikonsumsi. Konsumsi cakar ayam dalam jumlah berlebih mengakibatkan hilangnya nafsu makan dan perut tidak nyaman.

Dosis  dan Cara Menggunakan Cakar Ayam

Dosis khas cakar ayam adalah antara 15 sampai 30 gram. Dosis yang lebih besar (sampai 60 gram per hari) dianggap jika cakar ayam sedang digunakan untuk mengobati sirosis atau gangguan hati lainnya serta kanker. Cakar ayam dapat dikonsumsi dengan cara direbus dengan air sebanyak 3-4 gelas selama 2-3 jam kemudian airnya diminum. Daun cakar ayam kering juga dapat diseduh kemudian diminum. Sedangkan untuk penyembuhan luka dapat dilakukan dengan menumbuk cakar ayam lalu mengoleskannya ke bagian yang luka. Namun, cara penyembuhan luka seperti ini beresiko menimbulkan infeksi jika prosesnya tidak steril.




Incoming search terms:

  • Daun cakar ayam
  • tanaman cakar ayam
  • tumbuhan cakar ayam
  • daun ceker ayam
  • gambar daun cakar ayam

Comments

comments