vitamin b2

Vitamin B2 yang juga dikenal sebagai Riboflavin merupakan anggota dari Vitamin B kompleks yang dibutuhkan tubuh dalam proses penguraian lemak dan protein. Fungsi utama dari vitamin B kompleks itu sendiri adalah mengubah kandungan karbohidrat dalam makanan kita sehari-hari menjadi glukosa yang bisa disebut sebagai sumber energi dalam tubuh manusia. Seperti rekannya dalam kelompok vitamin B kompleks, riboflavin juga terurai dalam air, dengan artian bahwa vitamin B2 tidak tersimpan dalam tubuh kita sehingga membutuhkan asupan terus menerus dari luar.

Selain bertugas menghasilkan energi bagi tubuh, vitamin B2 juga berfungsi sebagai antioksidan yang menangkal masuknya radikal bebas ke dalam tubuh. Radikal bebas dapat masuk dalam tubuh dengan berbagai cara, dari udara, makanan dan minuman maupun jendela masuk lainnya. Tanpa disadari perlahan namun pasti, radikal bebas masuk dan merusak sel tubuh atau DNA manusia, mempercepat proses penuaan serta menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Asupan vitamin B2 secara rutin bisa memperkecil dampak merugikan tersebut sekaligus mencegah radikal bebas merusak tubuh.

Para peneliti juga membuktikan hubungan antara vitamin B2 dengan vitamin B6 dimana vitamin B2 mengubah vitamin B6 serta asam folat menjadi senyawa yang dapat diserap oleh tubuh manusia. Selain itu, ditemukan fakta bahwa vitamin B2 juga dibutuhkan oleh tubuh dalam proses pembuatan sel darah merah (hemoglobin) dan juga tingkat pertumbuhan tubuh manusia yang dipengaruhi asupan vitamin B2 dalam tubuh.

Umumnya, pola makan yang normal akan mencukupi tubuh dengan asupan riboflavin ini. Hanya saja, bagi orang tua dan pengguna alkohol disinyalir memiliki tingkat kemungkinan defisiensi vitamin B yang tinggi. Pola makan tertentu juga bisa mengakibatkan kekurangan vitamin B2. Untuk itu perlu diperhatikan jenis-jenis makanan dan pola diet kita agar tetap terjaga asupan vitamin B2 dalam tubuh.

Sumber Vitamin B2

Berikut ini beberapa sumber makanan alami yang sering kita temui sehari-hari. Seperti yang disebutkan di atas, dengan mengkonsumsi beberapa atau sebagian jenis makanan dibawah ini sudah cukup memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin B2.

  • Produk susu dan variannya ( seperti yoghurt )
  • Telur
  • Sayuran hijau
  • Jamur
  • Ragi
  • Kacang kedelai
  • Kacang almond
  • Daging
  • Hati
  • Tepung gandum ( tepung terigu )
  • Brokoli
  • Bayam
  • Beras

Beberapa produk roti (hasil olahan tepung terigu) dan sereal umumnya telah diperkaya dengan riboflavin. Yang perlu diingat adalah, vitamin B2 rentan terkena paparan cahaya matahari langsung karena dapat merusak vitamin B2. Oleh karena itu makanan yang mengandung riboflavin tidak diperkenankan disimpan dalam toples kaca atau dibiarkan di tempat terbuka yang terpapar cahaya matahari langsung.

Vitamin B2 tidak rusak karena panas api dalam proses memasak. Namun, kandungan vitamin B2 dapat berkurang selama proses merebus maupun proses merendam, karena itu untuk mengolah bahan makanan yang mengandung vitamin B2 disarankan untuk memanggang atau mengukus saja daripada digoreng atau direbus.

Manfaat vitamin B2

Dalam studi awal, diketahui bahwa vitamin B (riboflavin), bersama dengan vitamin lainnya, penting bagi penglihatan yang normal. Juga ditemukan bahwa vitamin B dapat mencegah terjadinya katarak mata yakni rusaknya lapisan lunak lensa mata yang akhirnya menimbulkan pandangan berkabut. Pada penelitian yang mengamati penglihatan ganda pada mata manusia telah dibuktikan pada obyek pengamatan yang memiliki kecukupan asupan niacin (vitamin B3) dan vitamin B2 rutin, lebih tidak beresiko katarak daripada yang tidak memiliki asupun vitamin B2 dan B3 meski mendapatkan asupan vitamin lainnya. Meski demikian sampai sekarang belum bisa ditentukan apakah hal ini disebabkan oleh vitamin B2, vitamin B3 atau kombinasi antara keduanya.

Pada gejala gangguan mata yang disebabkan terbakarnya lapisan halus mata oleh matahari, dengan memberikan asupan rutin dosis 10 mg vitamin B2 terbukti dapat memperbaiki kerusakan tersebut. Meski demikian sampai sekarang untuk membuktikan secara tepat bahwa vitamin B2 dapat benar-benar mencegah katarak belum dipastikan 100%.

Beberapa penelitian juga menyarankan bahwa penderita migrain dapat mengurangi frekuensi serangan migrain dan tempo sakit kepalanya dengan mengkonsumsi riboflavin. Dosis 400 mg per hari secara nyata mengurangi sampai setengah gangguan migrain.

Manfaat vitamin B2 bervariasi yaitu :

  • Pencegahan kanker cervix
  • Pengobatan jerawat
  • Kram otot
  • Gangguan dalam darah
  • Ingatan lemah
  • Penyakit liver
  • Meningkatkan stamina
  • Menjaga kesehatan rambut dan kulit
  • Memperlambat penuaan
  • Lapisan membran mucous dan kuku
  • Meningkatkan imun tubuh

Keracunan Vitamin B2

Vitamin B2 yang mudah larut dalam air menyebabkan sejumlah vitamin B2 yang tidak diperlukan oleh tubuh dibuang keluar melalui urine. Warna kuning pekat menandakan tingginya kadar riboflavin yang dikeluarkan oleh tubuh kita.

Tubuh manusia hanya membutuhkan sekitar 2 mg per hari asupan vitamin B2, meski demikian sangat mudah menemukan bahwa tubuh mendapatkan asupan lebih daripada jumlah tersebut. Melalui makanan kita sehari-hari, suplemen vitamin yang rata-rata memiliki kandungan vitamin B 5 mg sampai dengan 10 mg, ataupun perawatan pengobatan migrain yang membutuhkan dosis hingga 400 mg vitamin B2 per hari, kita mudah terkena over dosis vitamin B2 dalam tubuh.

Bentuk keracunan berlebihan kadar vitamin B2 dalam tubuh biasa terjadi pada mata dan kulit, yang ironisnya biasanya menjadi bagian dari gangguan kesehatan yang biasa diobati dengan vitamin B2. Hal ini disebabkan karena mata dan kulit yang memiliki kelebihan kadar riboflavin terekspos matahari. Riboflavin yang bereaksi dengan sinar matahari menghasilkan racun peroxida dan sebuah senyawa yang unik, yaitu riboflavin-trytophan photo yang disinyalir merusak ginjal, liver dan beberapa sel tubuh lainnya secara umum.

Keracunan vitamin B2 juga bisa terjadi karena tabung infus yang mengandung vitamin B2 terkena cahaya matahari langsung ataupun tidak langsung yang meradiasi kantung infus tersebut. Dalam hal ini, pasien anak maupun dewasa dapat mengalami gangguan disfungsi organ liver.

Paparan dari cahaya UV secara langsung terhadap kulit dan mata kita, dimana terdapat riboflavin dalam sel kulit dan sel mata, dapat merusak ikatan dari jaringan sel kulit. Induksi DNA juga bisa terjadi dimana hal ini menjadi cikal bakal tumor kanker kulit dan penuaan kulit. Bahkan, gabungan dengan microchondia pada sel, dapat menyebabkan kematian sel tersebut.


Vitamin B2 merupakan bagian dari vitamin B kompleks yang penting bagi tubuh dalam menghasilkan energi dari pembakaran karbohidrat yang masuk. Sifat khas dari vitamin B2 yang tidak dapat terkena cahaya matahari langsung membuat vitamin B2 sedikit rumit meski pada kenyataannya tubuh hanya membutuhkan sedikit asupan dosis vitamin B2 (kurang lebih 2mg perhari)

Dengan pengenalan vitamin B2 dan juga mengetahui berbagai sumber vitamin B2, kita dapat menjaga selalu kesehatan kita dengan menjaga pasokan bahan makanan alami tersebut ke dalam tubuh. Untuk yang mempergunakan suplemen vitamin, baik alasan pengobatan maupun kebutuhan energi, harap diperhatikan selain manfaat vitamin B2 yang bisa kita ambil, keracunan vitamin B2 juga sangat mungkin terjadi. Karena itu perhatikan baik-baik pola makanan yang kita cerna sehari-hari dan perhatikan dosis dari kandungan suplemen vitamin pelengkap yang kita pergunakan.

Penulis : HEF (dari berbagai sumber)




Incoming search terms:

  • manfaat vitamin B2

Comments

comments