vanadium

Di dalam tubuh, mineral vanadium kira-kira kadarnya 20-25 miligram. Tidak semua jaringan terdapat mineral ini, karena hanya ada di sejumlah kecil bagian tubuh seperti jaringan lemak. Jumlah vanadium paling banyak ada di hewan seperti tikus dan ayam, dibanding pada manusia. Pada tikus, vanadium disimpan di tulang dan gigi.

Vanadium diperlukan oleh beberapa jenis bakteri dan kadang dipakai untuk menggantikan molibdenum. Mineral ini digunakan pula oleh cacing ascidian untuk membuat sel darah hijau. Sementara pada manusia, jumlahnya yang terbatas belum terlalu dikenal manfaatnya.

Saat vanadium masuk ke dalam tubuh, penyerapan vanadium di usus hanya sekitar 5-10 persen dari total yang tertelan. Kelebihannya dibuang melalui tinja. Sementara vanadium yang terserap dan tidak dipakai oleh tubuh akan dibuang lewat urin. Cadangan vanadium penyimpanannya terutama di jaringan lemak.

Sumber Vanadium

Makanan yang menjadi sumber vanadium cukup banyak yang sebagian besar ada pada lemak dan minyak nabati. Contohnya kedelai, minyak bunga matahari, safflower, jagung, dan zaitun. Jumlah vanadium yang terdapat di dalam makanan ini masih dalam kadar wajar. Selain itu, vanadium ditemukan pula pada peterseli, gandum, beras, kacang hijau, wortel, dan kubis. Jumlah vanadium lebih besar ada pada lobak. Konsentrasi sedang, terdapat pada ikan. Ikan dan hewan air konsentrasi vanadium lebih rendah.

Manfaat Vanadium

Belum banyak informasi yang mengupas tentang manfaat vanadium. Tapi diduga mineral ini memengaruhi katekolamin dan metabolisme lipis. Pasalnya, vanadium terbukti menurunkan produksi lemak kolesterol. Kemungkinan akibat sumber vanadium adalah minyak tak jenuh ganda yang baik bagi kesehatan. Dengan demikian mineral ini ada kegunaan untuk mengobati aterosklerosis dan penyakit jantung

Vanadium dikenal pula ada keterlibatan dalam metabolisme kalsium, pertumbuhan, reproduksi, regulasi gula darah, dan produksi sel darah merahVanadium direkomendasikan untuk pengobatan diabetes, neurasthenia, dan kanker menurut Kamus Kedokteran Dorland edisi 1932 dan 1957. Enzim yang mendapat stimulasi dari vanadium terlibat dalam pembentukan gigi dan tulang dengan produksi koenzim A.

Kekurangan Vanadium

Rendahnya vanadium dalam rubuh dicurigai memengaruhi kerentanan terhadap penyakit jantung, kanker, kolesterol tinggi, dan kenaikan trigliserida. Kebutuhan harian mineral ini belum ditetapkan, namun sebaiknya mengonsumsinya tidak lebih dari 2 miligram per hari. Kadar yang lebih tinggi sekitar 10-15 miligram per hari.

Keracunan Vanadium

Kadar vanadum yang tinggi dalam tubuh dikaitkan dengan kemungkinan terpicunya depresi manik. Vanadium yang menjadi polutan di udara akibat industri, debunya dapat mengiritasi paru-paru dan membuat lidah agak hijau. Ini menjadi dampak serius. Oleh karena itu, konsumsi vanadium yang baik bukan sebagai polutan udara tetapi mendapatkannya dari makanan secara alami. Minyak ikan dan minyak nabati biasanya memberikan vanadium yang cukup bagi tubuh.




Incoming search terms:

  • manfaat vanadium

Comments

comments