silikon

Silikon adalah mineral yang dibutuhkan sebagai nutrisi bagi tubuh. Silikon di sini bukan sebagai bahan pembuat produk tengan tekstur kenyal seperti impan payudara. Silikon yang dibahas adalah mineral yang jumlahnya melimpah di bumi dengan bentuk yang sangat keras seperti terdapat dalam kuarsa atau batu api.

Sementara di dalam tubuh, silikon ditemukan dalam kuku dan jaringan ikat yang membuat keduanya kuat. Ditemukan pula mineral ini pada tulang, pembuluh darah, tulang rawan, dan tendon. Sifat silikon membuat bagian tubuh tersebut lebih kuat dan stabil. Pada saat pembentukan tulang, silikon banyak ditemui di area yang aktif menyerap kalsium.

Silikon kerap menjadi objek penelitian. Beberapa hasilnya yaitu pada kelinci yang diberi makan rendah silikon, diketahui memiliki plak arteri aterosklerosis lebih banyak. Pada tikus muda yang kekurangan silikon memiliki pertumbuhan fisik yang lebih lambat dan perkembangan tulang yang buruk.

Sumber Silikon

Banyak makanan yang memiliki kandungan silikon. Misalnya gandum, oat, beras, bit, tebu, tanaman ekor kuda, dan sebagainya. Dari sayuran dan buah-buahan ada selada, mentimun, alpukat, stroberi, bawang, dandelion, hingga sayuran hijau atau gelap lainnya. Kandungan silikon dalam jumlah kecil terdapat pada pektin jeruk dan asam alginat pada rumput laut.

Perlu dipahami, silikon mudah sekali rusak dan hilang dalam pemrosesan makanan. Saat makanan dijadikan tepung, hanya akan tersisa silikon sekitar 2 persennya saja. Untuk mendapatkan manfaat ini, sumber makanan silikon dapat dikonsumsi secara mentah (raw food).

Manfaat Silikon

Silikon menjanjikan manfaat untuk menguatkan dan menyetabilkan jaringan. Bagian yang mendapat keuntungan ini adalah arteri, tendon, kulit, jaringan ikat, dan mata. Bahkan dalam protein kolagen terdapat unsur silikon. Keduanya membuat jaringan tubuh lebih terawat, termasuk membuat kulit tampak kencang dan awet muda.

Dalam tulang rawan, silikon bekerja dengan chondroitin dalam merawat bagian tersebut. Sementara untuk tulang, silikon bersama dengan kalsium akan membuatnya makin kuat termasuk menyembuhkannya saat terjadi masalah kesehatan.

Ada dugaan, silikon mampu mengeluarkan energi dalam strukturnya seperti saat berada dalam kristal kuarsa. Energi ini menembus jaringan dan mengenyahkan racun yang berada di sana. Bisa diibaratkan, silikon memiliki keunggulan seperti “ahli bedah mikroskopis” yang membantu mengobati permasalahan di dalam jaringan.

Secara umum silikon memiliki manfaat meningkatkan kekuatan rambut, kulit, dan kuku. Zat ini membantu mencegah penuaan dini, mengurangi risiko aterosklerosis, penyakit jantung, arthritis, dan masalah sendi atau tulang rawan lainnya. Diduga silikon turut membantu penyembuhan patah tulang dan osteoporosis.

Kekurangan Silikon

Saat tubuh kekurangan silikon dimungkinkan meningkatkan risiko aterosklerosis dan penyakit jantung. Namun ini bukan sebab-akibat langsung, melainkan salah satu faktor. Selain itu dimungkinkan pula dapat terjadi penurunan kekuatan dalam beberapa jaringan yang melindungi seseorang dari serangan penyakit. Oleh sebab itu, ketahanan fisik menurun seiring dengan rendahnya stamina jaringan.

Keracunan Silikon

Informasi terkait keracunan akibat kelebihan asupan mineral silikon belum banyak ditemukan. Informasi yang ada masih sangat terbatas.




Incoming search terms:

  • manfaat silikon
  • Kegunaan silikon

Comments

comments