Cengkeh (Syzygium aromaticum) adalah jenis rempah-rempah yang banyak digunakan baik untuk masakan maupun obat herbal. Cengkeh telah dikenal sejak abad ketiga SM, pada jaman Dinasti Han cengkeh digunakan untuk menyegarkan nafas dengan cara mengunyahnya. Selama abad pertengahan, cengkeh telah banyak diperjualbelikan terutama oleh pelaut-pelaut muslim di Timur Tengah.

Pada jaman modern, cengkeh pertama kali ditemukan di Maluku. Menurut sejarah telah ditemukan tanaman cengkeh tertua di Ternate, Maluku, yang berusia 350-400 tahun. Kemudian tanaman tersebut menyebar ke seluruh dunia saat jaman penjajahan dimana penjajah Belanda mengekspor cengkeh ke berbagai belahan dunia. Selain di Indonesia, cengkeh juga banyak di produksi di  India,  Madagaskar, Zanzibar, Pakistan, Sri Lanka dan Tanzania.

Kandungan Gizi Cengkeh

cengkeh keringCengkeh adalah sumber mangan yang sangat baik. Mangan merupakan mineral penting bagi tubuh karena mengaktifkan beberapa enzim, terutama anginase yang membantu dalam pembentukan urea. Mangan juga membentuk peptida enzim yang bertanggung jawab untuk hydrolosis protein dalam usus. Mineral ini membantu metabolisme lipid (menyingkirkan lemak) dan menjaga sistem saraf stabil dengan mengurangi iritabilitasnya. Cengkeh juga sumber beberapa zat gizi lain seperti vitamin K, serat makanan, zat besi, magnesium, dan kalsium. Selain itu, cengkeh juga mengandung zat aktif, salah satunya yaitu eugenol yang berfungsi sebagai anti inflamasi dan anti bakteri serta berbagai manfaat lain.

NutrisiSatuanPer
100 g
1 Sendok Teh
2.1g
1 Sendok Makan
6.5g
Proximates
Waterg9.870.210.64
Energykcal274618
Proteing5.970.130.39
Total lipid (fat)g13.000.270.84
Carbohydrate, by differenceg65.531.384.26
Fiber, total dietaryg33.90.72.2
Sugars, totalg2.380.050.15
Minerals
Calcium, Camg6321341
Iron, Femg11.830.250.77
Magnesium, Mgmg259517
Phosphorus, Pmg10427
Potassium, Kmg10202166
Sodium, Namg277618
Zinc, Znmg2.320.050.15
Vitamins
Vitamin C, total ascorbic acidmg0.20.00.0
Thiaminmg0.1580.0030.010
Riboflavinmg0.2200.0050.014
Niacinmg1.5600.0330.101
Vitamin B-6mg0.3910.0080.025
Folate, DFEµg2512
Vitamin B-12µg0.000.000.00
Vitamin A, RAEµg801
Vitamin A, IUIU160310
Vitamin E (alpha-tocopherol)mg8.820.190.57
Vitamin D (D2 + D3)µg0.00.00.0
Vitamin DIU000
Vitamin K (phylloquinone)µg141.83.09.2
Lipids
Fatty acids, total saturatedg3.9520.0830.257
Fatty acids, total monounsaturatedg1.3930.0290.091
Fatty acids, total polyunsaturatedg3.6060.0760.234
Cholesterolmg000
Other
Caffeinemg000

Sumber: usda.gov

Khasiat dan Manfaat Cengkeh

Cengkeh memiliki berbagai manfaat diantaranya:

  1. Anastesis gigi: cengkeh mengandung eugenol yang berfungsi untuk anastesis dan anti bakteri anaerob.
  2. Antimikroba: Dalam studi vitro menunjukkan aktivitas minyak cengkeh terhadap bakteri gram positif dan gram negatif patogen bagi manusia, termasuk strain multiresisten. Cengkeh terlihat efektif terhadap listeria dalam susu pasteurisasi, antijamur in vitro terhadap Candida, Aspergillus, dan spesies Trichophyton. Selain itu, aktivitas Antiviral terhadap herpes simplex dan virus hepatitis C.
  3. Kanker: zat seskuiterpen pada cengkeh memiliki potensi anti kanker. Demikian pula, eugenol dalam minyak cengkeh dapat memperbaiki efek mutagen makanan dan lingkungan.
  4. Kegunaan lain
    • Fisura anus: Penggunaan 1% cream minyak cengkeh mengakibatkan tingkat penyembuhan secara signifikan studi kecil penderita fisura anus.
    • Antioksidan : Minyak cengkeh dapat menangkap radikal dan besi berbahaya serta menghambat peroksidasi lipid.
    • Zat perangsang nafsu berahi

Bagian Cengkeh yang Bermanfaat

Bagian pohon cengkeh yang dapat dimanfaatkan adalah bunga, daun, batang dan terutama kuncup bunga kering. Namun, cengkeh kerap diasosiasikan dengan kuncup bunga keringnya saja. Kuncup bunga kering dapat kita temui dalam bentuk utuh, bubuk, minyak dan olahan makanan seperti cookies. Cengkeh juga banyak dipakai dalam berbagai industri seperti pasta gigi, sabun, parfum, kosmetik dan rokok.

Efek Samping Cengkeh

Minyak cengkeh aman diaplikasikan pada kulit. Namun, aplikasi minyak cengkeh yang sering dan berulang dalam mulut atau pada gusi kadang-kadang dapat menyebabkan kerusakan pada gusi, pulpa gigi, kulit, dan selaput lendir. Minyak cengkeh juga tidak aman untuk disuntikkan ke dalam pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan masalah pernapasan dan kerusakan paru-paru.

Beberapa kondisi menuntut seseorang untuk mewaspadai konsumsi cengkeh. Diantaranya adalah:

  1. Anak-anak: Pada anak-anak, minyak cengkeh tidak aman dikonsumsi. Hal ini dapat menyebabkan efek samping yang parah seperti kejang, kerusakan hati, dan ketidakseimbangan cairan.
  2. Kehamilan dan menyusui: Cengkeh tampaknya aman ketika dikonsumsi dalam jumlah kecil pada makanan seperti pada bumbu dan kue. Tapi, wanita hamil atau menyusui tidak diperkenankan untuk mengkonsumsi cengkeh untuk pengobatan yangmana dosisnya biasanya tinggi.
  3. Gangguan perdarahan: Minyak cengkeh mengandung fitokimia yang disebut eugenol yang dapat memperlambat pembekuan darah. Ada kekhawatiran bahwa mengkonsusmi minyak cengkeh dapat menyebabkan perdarahan pada orang dengan gangguan perdarahan.
  4. Bedah: Cengkeh tampaknya dapat memperlambat pembekuan darah, sehingga ada kekhawatiran dapat menyebabkan perdarahan selama atau setelah operasi. Berhenti menggunakan cengkeh minimal 2 minggu sebelum operasi dijadwalkan.

Cara Menggunakan Cengkeh

Cengkeh dapat digunakan melalui oral (makanan, minuman atau sediaan obat/herbal) dan untuk minyak cengkeh dapat dioleskan ke beberapa bagian permukaan tubuh.

Dosis Cengkeh

Studi mengenai dosis cengkeh masih sangat minim. Sehingga belum dapat dipastikan berapa dosis yang pas. Secara umum, kandungan cengkeh dalam makanan tidak melebihi 0,24% dan minyak cengkeh tidak boleh lebih dari 0,06%.




Incoming search terms:

  • kandungan cengkeh
  • manfaat cengkeh
  • efek samping cengkeh
  • manfaat cengkeh untuk ibu hamil

Comments

comments